<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>erendira</title>
    <link>http://errasgarden.blogdrive.com/</link>
    <description>o~my little garden~o</description>
    <lastBuildDate>Tue, 02 Sep 2008 16:40:03 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2008.</copyright>
    <category>Writing</category>
    <category>Movies</category>
    <item>
      <title>Hari Paling Aneh dalam Hidupku</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/68.html</link>
      <pubDate>Tue, 02 Sep 2008 09:36:30 GMT</pubDate>
      <description>Hari itu aku terlibat salah paham dengan seseorang. Aku pikir ia hendak mengajakku hang out dengan teman-temannya. Tapi ternyata itu adalah acara jumpa pers yang dirancang santai. 
Tak perlu aku jelaskan bagaimana salah paham itu terjadi. Yang pasti tiba-tiba aku sudah berada di sebuah acara makan malam mewah berbalut puji-pujian kepada seorang pengusaha muda sukses. Sementara yang lain berjas dan berpakaian resmi, aku hanya memakai sepatu keds, celana jeans, dan kaos oblong bertuliskan &quot;suku anak dalam&quot;. 
Awalnya aku tak merasa ada yang salah dengan hal itu. Justru itulah aku. Seorang... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=68</comments>
    </item>
    <item>
      <title>SETEGUK MOKE DI KAKI INERIE</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/67.html</link>
      <pubDate>Fri, 04 Jul 2008 14:12:18 GMT</pubDate>
      <description> 
Rumah adat bagi suku yang satu ini, bukanlah sekedar tempat bernaung. Rumah adat adalah simbol persekutuan wilayah dan keluarga. 
Saat itu bulan Mei baru menyapa Bajawa, Nusa Tenggara Timur. Di kaki gunung Inerie, sebuah upacara pemugaran rumah adat segera dimulai. Puluhan babi dan lima ekor kerbau, menjadi tanda pengorbanan bagi eksistensi klan bhogo metu.
 
Suku Ngada telah lama bermukim di Bajawa, Nusa Tenggara Timur. Mereka tersebar di setiap sudut kota Bajawa. Seluruh sendi kehidupan mereka lekat dengan simbol-simbol  dan ritual,  termasuk dalam upacara pemugaran rumah adat klan... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=67</comments>
    </item>
    <item>
      <title>DAN KINI...</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/65.html</link>
      <pubDate>Wed, 04 Jun 2008 13:13:11 GMT</pubDate>
      <description>Dan kini aku kehilangan teman-teman mayaku. Di saat langkah kaki berjalan menuruni bukit-bukit di So'e. Tongkang kecil lambat memecah ombak samudera Hindia. Aku berteman dengan angin darat. 
Ketika tangan tak lagi lincah menekan tuts komputer. Aku alpa menyapa teman-temanku lewat kata-kata. 
 
Ah. Hidup memang penuh pilihan sulit. Dulu aku bisa tertawa riuh hanya karena rentetan kata-kata yang seakan berubah menjadi wajahnya yang tertawa. Menemukan teman yang sempat hilang di belantara Kalimantan. Membicarakan mulai dari teori psikoanalisis sampai keinginan membuka privat bioskop. 
... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=65</comments>
    </item>
    <item>
      <title>25 FEBRUARI</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/64.html</link>
      <pubDate>Mon, 07 Apr 2008 14:00:43 GMT</pubDate>
      <description>Sudah dua jam lebih tujuh belas menit dari hari ulang tahunku. Tapi pikiranku masih belum lelah memikirkan banyak hal. Sebenarnya, aku tengah jeda sejenak dari membaca buku Ayat-Ayat Cinta hadiah dari kekasihku. Baru sampai halaman 150 dari 404 halaman yang musti kubaca. Mengapa buku itu yang kubaca? Karena buku hadiah satunya lagi sudah pernah kubaca. Ya, ia tak hanya memberi satu, tapi tiga (atau empat) kado sekaligus. Dua buku, satu MP3 player, dan makan malam di restoran mahal. Awalnya aku berpikir bahwa mungkin ia tak akan sempat mencarikan kado buatku karena ia sangat sibuk dengan... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=64</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Nggak Kreatif &gt;.&lt;</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/63.html</link>
      <pubDate>Thu, 03 Apr 2008 10:45:48 GMT</pubDate>
      <description>Kebanyakan bengong di kantor mengakibatkan penyakit otak yang parah ternyata. Jadi lemot. Nggak kreatif! Bayangin, dateng ke kantor cuma buat nunggu tanda tangan satu orang yang ditunggu oleh puluhan orang lainnya. Mau ngetik hono hini yang nggak jelas juga susah. Ini dikarenakan tidak ada komputer personal. Yang ada komputer divisi. Divisi sibuk maksudnya hehehe. Jadi, siapa yang paling sibuk, dialah yang punya tiket untuk menggunakan komputer yang rada mending dibanding komputer lain yang sudah pasti mengandung virus tati my love.exe. 
Ya, aku tahu. Kreativitas sebenarnya akan terlihat... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=63</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Merekam Ebeg dalam Ingatan</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/62.html</link>
      <pubDate>Thu, 07 Feb 2008 17:45:48 GMT</pubDate>
      <description>Banyumas. Kota ini bukanlah sekedar kota penghasil tempe mendoan yang enak, bagi saya. Banyumas adalah saksi bagaimana dua kebudayaan besar saling beradu pengaruh dan kekuasaan. Mungkin karena itulah, justru timbul semangat egaliter dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Banyumas. Yang paling jelas adalah penggunaan bahasa yang bercampur baur antara bahasa Sunda dengan bahasa Jawa. Bukan hanya penggunaan kata, pakem-pakem bahasa pun didobrak. Tak ada pembedaan antara berbicara dengan yang tua atau yang muda. Logat mereka yang khas pada akhirnya juga membentuk pola bahasa sendiri yang hingga... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=62</comments>
    </item>
    <item>
      <title>3:10 to Yuma; Bukan Resensi Film</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/61.html</link>
      <pubDate>Mon, 28 Jan 2008 06:00:12 GMT</pubDate>
      <description>Ben Wade,ia telah membunuh ratusan orang yang menurutnya jahat, dan merampok uang perusahaan yang dianggap korup serta menyusahkan orang banyak. Sementara itu, Dan Evans adalah peternak pincang yang hidup pas-pasan dari uang halal dan sekuat tenaga menghidupi keluarganya. Kedua anaknya dididik dengan sangat baik, sehingga mewarisi keberanian dan ketegasan sang ayah. Si kecil bahkan berani bertanya tentang layak tidaknya mendoakan seorang pembunuh. Alice Evans, ibu dari anak-anak Dan adalah perempuan lembut yang keibuan. Karenanya ia menjawab bahwa semua orang adalah anak Tuhan, dan berhak... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=61</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Serba P (hati-hati: mengandung promosi terselubung ;p)</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/60.html</link>
      <pubDate>Thu, 22 Nov 2007 11:55:45 GMT</pubDate>
      <description>Seminggu lalu aku baru saja bertemu teman-teman lamaku di JCC. Mereka keliatan culun-culun semua hehehehe.. Si Krisang rambutnya kayak cowok gondrong (potong rambut gih!), Tinta kumisnya kayak kumis cowokku. Ups..hehehe. Tipis2 gimanaa gitu. Dan Maha keliatan capek banget ngurusin acara yang nggak habis-habis. Awalnya sih susah banget ngumpulin mereka semua. Alasannya sih standar, pada sibuk. Tapi, dengan kalimat sakti yang aku sms group, mereka tiba-tiba aja jadi ada waktu di hari itu. Krisang ijin setengah hari, TInta ijin sama VIncent Liong (eh, enggak ya? hehehe), dan Maha menyempatkan... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=60</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Tersesat</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/59.html</link>
      <pubDate>Wed, 11 Jul 2007 08:57:35 GMT</pubDate>
      <description>

Seberapa jauh aku mendaki
Atau ternyata hanya mengitari tempat yang sama? 

Seberapa dekat aku denganmu
Atau kembali terpelanting meski telah letih?
Berapa dupa yang perlu nyala agar kau nyata
Atau Angin itu telah menghempas bulir-bulir bara?
Memadamkannya seketika!
 
Jangan kabarkan tentang pembalasan, Ayah..
Aku sedang ingin pelukmu
Betapa kini aku hanya bisa meraba
Mataku buta
Hatiku...
 
Jiwa yang kekal ini
Tercabik aroma fana
Yang dihembuskan dari empat mata Angin
Memaksaku terpesona
 
Mahakaryamu melukai keheningan yang kurajut 
Kini aku tergeletak di tanah... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=59</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Teman, Kawan, dan Sahabat</title>
      <link>http://errasgarden.blogdrive.com/archive/58.html</link>
      <pubDate>Tue, 26 Jun 2007 15:41:20 GMT</pubDate>
      <description>+ Apa beda teman dan kawan?
-  Kalau teman nggak bisa temin. Kalau kawan bisa kawin.
 
Yah, becandaan semacam itu mungkin sudah berulang kali kita dengar. Lucu sih, tapi aku tidak terlalu menanggapinya dengan serius. Saat sedang ingin, aku bisa saja memanggil seorang temanku dengan panggilan &quot;kawan&quot;. Begitu juga sebaliknya.
 
Tapi pagi ini sebuah sms datang saat aku baru saja selesai mandi. Begini bunyinya,
&quot;Persahabatan itu seperti tangan dengan mata. Saat tangan terluka, mata menangis. Saat mata menangis tangan menghapusnya. Semoga persahabatan kita seperti itu layaknya. SELAMAT HARI... (more)</description>
      <comments>http://errasgarden.blogdrive.com/comments?id=58</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
